Jakarta, 26/09/2018 Kemenkeu – Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) menggelar rapat Dewan Pengurus Nasional (DPN) AAIPI bertempat di Ruang Rapat Inspektur Jenderal lantai 4 Gedung Djuanda II Inspektorat Jenderal pada Rabu (19/09).  Rapat bulanan Dewan AAIPI ini dihadiri oleh Wakil Direktur Eksekutif, para perwakilan Komite, dan beberapa perwakilan anggota. Dikutip dari laman Inspektorat Jenderal (Itjen), Rapat dibuka oleh Deputi Kepala BPKP Bidang PIP Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Nurdin selaku Wakil Ketua I DPN AAIPI. Dua agenda utama yang akan dibahas pada rapat bulan September ini adalah laporan pertanggungjawaban masing-masing Komite dan pembahasan persiapan Kongres pemilihan Dewan Pengurus AAIPI yang baru. Kepala Pusat Pembianaan Jabatan Fungsional Auditor BPKP Edi Mulia selaku Direktur Eksekutif DPN AAIPI menyampaikan progress persiapan Kongres yang nantinya akan dilangsungkan pada 27 November 2018 di BPKP. Acara Kongres ini akan bertajuk Konferensi dan Musyawarah Nasional Aparat Pengawasan Intern Pemerintah. Rencananya, Kongres juga akan diisi dengan diskusi panel tentang pencegahan korupsi dari KPK, Itjen Kemenkeu, dan Itjen Kemendagri. Sebulan sebelum acara Kongres akan diadakan voting secara online mulai 24 September hingga 5 Oktober 2018. Voting ini untuk pemilihan 5 eksekutif tetap dan10 eksekutif tidak tetap yang nantinya akan melakukan pemilihan DPN. Aturannya adalah setiap anggota AAIPI mempunyai hak 1 suara, unit APIP memiliki hak 1 suara untuk setiap 25 anggota dan berlaku kelipatannya. Saat voting online akan disediakan 4 pilihan yaitu Kementerian/Lembaga, Provinsi, Kota, dan Kabupaten. Jumlah voting ini akan dapat diperhitungkan sebagai jumlah kuorum untuk kehadiran peserta kongres sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AAIPI. “Jadi, saya tegaskan lagi ya dalam kongres nanti akan membahas pemilihan DPN baru, laporan pertanggungjawaban pengurus dan terkait Komisi AD/ART,” ungkap Kepala Pusat Pembianaan Jabatan Fungsional Auditor BPKP. (Itjen/hr/rsa)